PHP

PHP (10)

Monday, 08 February 2010 16:34

Menampilkan Ms.Excel dengan PHP

Written by First Ryan

Setelah pusing mikirin job yang numpuk. Akhirnya bisa juga untuk menyempatkan diri menulis artikel ini. Materi atau tutotial kali ini masih berhugungan dengan PHP.

Sebenarnya ini adalah request sejak seminggu yang lalu, karena ada kerabat yang meminta solusi bagaimana menampilkan file *.xls di localhost. Membicarakan soal localhost pasti ada hubunganya dengan server, pasti juga ada PHP. Nah, sekarang bagai mana cara membuka file *.xls di browser menggunakan PHP.

Pada awalnya sih juga bingung muter-muter mencari scriptnya. Namun dengan sedikit taktik dan setrategi yang matang, akhirnya ketemu juga (kayak mau perang aja nih).

Pertama kali kita harus membuat sebuah fungsi penerjemah xls. Karna scriptnya cukup banyak saya akan share aja lah, daripada harus melihat artikel yang terlalu panjang. Lagian pasti lebih suka di suruh mendownload langsung hasil jadinya dari pada harus membaca, hehehe.

Setelah itu buka file index.php pada file yang telah anda download, tampak tampilan seperti skrip dibawah

<?php
require_once 'Excel/reader.php';
$data = new Spreadsheet_Excel_Reader();
$data->setOutputEncoding('CP1251');
$data->read('file.xls');
/*for ($i = 1; $i <= $data->sheets[0]['numRows']; $i++) {
for ($j = 1; $j <= $data->sheets[0]['numCols']; $j++) {
echo "\"".$data->sheets[0]['cells'][$i][$j]."\",";
}
echo "\n";
}*/
echo("<table style='border:solid 1px;border-collapse:collapse'>");
foreach($data->sheets[0][cells] as $key=>$value)
{
echo("<tr style='border:solid 1px;'>");
foreach($value as $key=>$value)
{
echo("<td style='border:solid 1px;padding:10px;'>" . $value . "</td>");
}
echo("</tr>");
}
echo("</table>");
//print_r($data->sheets[0][cells]);
?>

pada file.xls diganti dengan nama file anda. Sebelumnya kita telah memanggil fungsi yang telah dibuat untuk menerjemahkan xls ke php pada baris ke-2  require_once 'Excel/reader.php'; .

Pada kode $data->sheets[0][cells] as $key=>$value kita akan menentukan $value sebagai keluaran yang akan kita tampilkan nantinya. Dan diberlakukan perulangan sebanyak data yang akan ditampilkan dengan fungsi for.

Selamat mencoba, dan semoga berhasil.

Wednesday, 03 February 2010 15:15

Include atau Require ?

Written by First Ryan

Setelah berhasil melakukan koneksi antara PHP dan MySQL. Pasti agak sedikit bingung saat memilih untuk menggunakan fungsi include dan require yang biasanya di gunakan untuk memanggil file koneksi php-mysql.

Sebenarnya fungsi keduanya sama. Namun prosesnya yang berbeda. Untuk itu disini kita akan membahas bagaimana perbedaan antara funsi include dan require. Disini kita akan melakukan test fungsi mana yang sebaiknya kita gunakan.

 

Melakukan Percobaan

Buat file kosong melalui notepad dan simpan dengan nama kosong.php. Setelah itu kita buat file dengan nama test-include.php dan tuliskan sintaks nya seperti dibawah ini.

<?php
include ("kosong.php);
echo "test include dan require";
?>

Buat lagi file dengan nama test-require.php dan tuliskan seperti dibawah ini

<?php
require ("kosong.php);
echo "test include dan require";
?>

 

Hasil Percobaan

hasil untuk fungsi include

 Warning: include(kosong.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in homehtdocsincludevsrequirehasil.php on line 2
Warning: include() [function.include]: Failed opening ‘fungsi.php’ for inclusion (include_path=’.;homephppear’) in homehtdocsincludevsrequirehasil.php on line 2test include dan require

hasil untuk fungsi require

 Warning: require(kosong.php) [function.require]: failed to open stream: No such file or directory in homehtdocsincludevsrequirehasil.php on line 2Fatal error: require() [function.require]: Failed opening required ‘fungsi.php’ (include_path=’.;homephppear’) in homehtdocsincludevsrequirehasil.php on line 2

Nah, disitu telihat perbadaan pada hasil yang ditampilkan. Fungsi include menampilkan pesan warning tetapi tetap menjalankan proses berikutnya. Sedangkan require menampilkan pesan warning tetapi prosesnya berhenti sampai situ saja.

 

Kesimpulan Percobaan Include dan Require

  Gunakan fungsi Include ketika kita hendak menambahkan referensi dari file lain di dalam baris kode yang sedang dibuat, dan file itu sangat penting untuk proses selanjutnya.

  Gunakan fungsi require jika tidak begitu menghiraukan referensi yang ada dalam file tersebut.

Sekian dulu tutorial PHP kali ini. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi referensi yang baik bagi para pembaca

Friday, 29 January 2010 13:18

Membuat Koneksi PHP ke MySQL

Written by First Ryan

Setelah mengetahui dasar-dasar pemrograman PHP. Masuklah kita pada tahap selanjutnya. Yaitu meng-koneksikan PHP ke database. Sebenarnya banyak database yang bisa dipilih. Tetapi menurut saya lebih enak pake MySQL.

Banyak cara untuk meng-koneksi PHP ke Mysql. Namun, Kali ini kita akan mempelajari cara cepat dan singkat bagaimana cara mengkoneksi PHP ke MySQL.

 

Membuat File Koneksi PHP ke MySQL

Pertama kali kita buat file konek.php dengan kode seperti dibawah ini.

<?php
$hostmysql = “localhost”; //nama host atau server
$username = “mysqlusername”; //username database, root sebagai default
$password = “mysqlpassword”; //password database
$database = “namadatabase”; //nama database

$conn = mysql_connect(”$hostmysql”,”$username”,”$password”) or die ("Koneksi gagal");

mysql_select_db($database,$conn) or die (”Database tidak ditemukan”);

?>

penjelasan kode konek.php

 mysql_connect digunakan untuk membuat koneksi dari PHP ke server MySQL. Data mengenai hostname, mysql username, dan password yang digunakan telah diwakilkan oleh variabel $hostmysql, $username, $password.

Kita juga bisa langsung menuliskan data tanpa harus menuliskan variabel terlebih dahulu, seperti contoh dibawah ini.

mysql_connect("localhost","username","password");

  mysql_select_db digunakan untuk memilih database yang akan digunakan.

  or die ('Koneksi Gagal'); jika koneksi gagal dibuat maka muncul pesan Koneksi gagal.

Jika kode diatas dirasa terlalu panjang, ada alternatif untuk penulisan singkatnya seperti kode dibawah ini.

<?php
$conn=mysql_connect("localhost","root","password") or die ("Koneksi gagal");
$db=mysql_select_db("nama_database",$conn) or die ("database tidak ada");
?>

kedua kode diatas hasilnya pun sama saja. Simpan file diatas pada folder localhost anda dengan nama konek.php.

Jika pada setiap halaman web kita membutuhkan koneksi ke MySQL, kita tinggal menambahkan fungsi require atau include yang akan memanggil file koneksi yang telah kita buat.

include (”konek.php”);

atau

include (”konek.php”);

 

Membuat Query SQL di PHP

Anda bisa membuat tabel pada database MySQL yang telah anda buat sebelumnya menggunakan php. Copy kode dibawah dan jalankan. Kode tersebut akan melakukan query untuk menciptakan sebuah tabel pada database yang telah ditentukan. Contohnya seperti query dibawah ini.

<?php
include (”konek.php”);
mysql_query(”CREATE TABLE user (
nama VARCHAR(20),
email VARCHAR(20),
alamat VARCHAR(50))”);
?>

penjelasan kode diatas

  include("koneksi.php") perintah include digunakan untuk mengikut sertakan sebuah file (pada contoh diatas adalah fungsi untuk memanggi file konek.php). 

  mysql_query(); format awal untuk melakukan query pada mysql.

Berikut saya berikan beberapa contoh query untuk mengolah data pada databaseh

 

Memasukan Data dari PHP ke MySQL

Memasukan data menggunakan Memasukan data menggunakan fungsi INSERT INTO nama_tabel (kolom_1,kolom_2) VALUES (nilai_1,nilai_2).

<?php
include (”konek.php”);
$insert = “INSERT INTO users (nema,alamat,email)
VALUES (’Saya’,'Sendiri’,'Indonesia’)”;
mysql_query($insert) or die (”tidak dapat memasukkan data ke tabel”);
?>

penjelasan query insert data

diatas berarti memasukan ke tabel user dengan field (nama, alamat, email) dengan data ('saya','semarang,'indonesia')  

 

Menampilkan data MySQL di PHP

Menampilkan data menggunakan fungsi  SELECT * FROM nama_tabel. Tanda (*) disni dimaksudkan adalah, memilih semua kolom yang ada pada tabel. Kita bisa menggantikanya dengan menentukan kolom yang akan kita tampilkan.
misal : SELECT kolom1, kolom2 FROM nama_tabel

<?php
include (”konek.php”);
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result))
  {
   echo “Jumlah data: $numrows <br>”;
   echo “Nama: $row[nama] <br>”;
   echo “Email: $row[email] <br>”;
   echo “Alamat: $row[alamat]“;
  }
?>

penjalasan kode manampilkan data mysql di php

  mysql_num_rows digunakan untuk menghitung jumlah baris yang didapat dari hasil eksekusi query.

  while ( ) { } digunakan untuk melakukan perulangan selama data yang yang diinginkan masih ada.

  mysql_fetch_array menampilkan data dari tabel dalam bentuk array (susunan).

Untuk penggunaan fungsi lainya seperti hapus data, update, dll. Makanya ikuti terus artikel selanjutnya.

Page 2 of 2
You are here Tutorial Tutorial Website PHP

Email Feed

Kirim artikel terbaru via email:

Delivered by FeedBurner