Tuorial kali ini saya mencoba untuk mencoba menjawab pertanyaan dari teman saya yang telah saya terima melaui email, yaitu bagaimana cara koneksi php dengan access.
Disini kita akan meng-konek-an database access dengan PHP menggunakan fasilitas ODBC. Open Database Connectivity(ODBC) adalah sebuah standar terbuka untuk konektivitas antar mesin basis data. Standar ini menyediakan API yang dapat digunakan untuk menjalankan dan mengoneksikan sebuah aplikasi dengan sebuah sistem manajemen basis data (SMBD).
Pasti kalian pernah meng-upload foto di Facebook atau situs lainya. Kali ini kita juga akan membuat form untuk meng-upload poto atau data lainya. Seperti yang telah saya jelaskan pada tutorial HTML 4, kita perlu menggunakan file field untuk memilih data yang akan kita upload nantinya.
Setelah bingung buat skrip tentang Guestbook menggunakan PHP dan MySQL, akhirnya jadi juga. Sebelum saya membuat sendiri guestbook ini. Saya telah mencari skrip di Google dan menemukan sebuah Skrip guestbook yang hasilnya sangat bagus menurut saya, di tambah design yang menarik dari pada hasil buatan saya sendiri.
Setelah pusing mikirin job yang numpuk. Akhirnya bisa juga untuk menyempatkan diri menulis artikel ini. Materi atau tutotial kali ini masih berhugungan dengan PHP.
Sebenarnya ini adalah request sejak seminggu yang lalu, karena ada kerabat yang meminta solusi bagaimana menampilkan file *.xls di localhost. Membicarakan soal localhost pasti ada hubunganya dengan server, pasti juga ada PHP. Nah, sekarang bagai mana cara membuka file *.xls di browser menggunakan PHP.
Pada awalnya sih juga bingung muter-muter mencari scriptnya. Namun dengan sedikit taktik dan setrategi yang matang, akhirnya ketemu juga (kayak mau perang aja nih).
Pertama kali kita harus membuat sebuah fungsi penerjemah xls. Karna scriptnya cukup banyak saya akan share aja lah, daripada harus melihat artikel yang terlalu panjang. Lagian pasti lebih suka di suruh mendownload langsung hasil jadinya dari pada harus membaca, hehehe.
Setelah itu buka file index.php pada file yang telah anda download, tampak tampilan seperti skrip dibawah
<?php
require_once 'Excel/reader.php';
$data = new Spreadsheet_Excel_Reader();
$data->setOutputEncoding('CP1251');
$data->read('file.xls');
/*for ($i = 1; $i <= $data->sheets[0]['numRows']; $i++) {
for ($j = 1; $j <= $data->sheets[0]['numCols']; $j++) {
echo "\"".$data->sheets[0]['cells'][$i][$j]."\",";
}
echo "\n";
}*/
echo("<table style='border:solid 1px;border-collapse:collapse'>");
foreach($data->sheets[0][cells] as $key=>$value)
{
echo("<tr style='border:solid 1px;'>");
foreach($value as $key=>$value)
{
echo("<td style='border:solid 1px;padding:10px;'>" . $value . "</td>");
}
echo("</tr>");
}
echo("</table>");
//print_r($data->sheets[0][cells]);
?>pada file.xls diganti dengan nama file anda. Sebelumnya kita telah memanggil fungsi yang telah dibuat untuk menerjemahkan xls ke php pada baris ke-2 require_once 'Excel/reader.php'; .
Pada kode $data->sheets[0][cells] as $key=>$value kita akan menentukan $value sebagai keluaran yang akan kita tampilkan nantinya. Dan diberlakukan perulangan sebanyak data yang akan ditampilkan dengan fungsi for.
Selamat mencoba, dan semoga berhasil.
Setelah berhasil melakukan koneksi antara PHP dan MySQL. Pasti agak sedikit bingung saat memilih untuk menggunakan fungsi include dan require yang biasanya di gunakan untuk memanggil file koneksi php-mysql.
Sebenarnya fungsi keduanya sama. Namun prosesnya yang berbeda. Untuk itu disini kita akan membahas bagaimana perbedaan antara funsi include dan require. Disini kita akan melakukan test fungsi mana yang sebaiknya kita gunakan.
Melakukan Percobaan
Buat file kosong melalui notepad dan simpan dengan nama kosong.php. Setelah itu kita buat file dengan nama test-include.php dan tuliskan sintaks nya seperti dibawah ini.
<?php
include ("kosong.php);
echo "test include dan require";
?>Buat lagi file dengan nama test-require.php dan tuliskan seperti dibawah ini
<?php
require ("kosong.php);
echo "test include dan require";
?>
Hasil Percobaan
hasil untuk fungsi include
hasil untuk fungsi require
Nah, disitu telihat perbadaan pada hasil yang ditampilkan. Fungsi include menampilkan pesan warning tetapi tetap menjalankan proses berikutnya. Sedangkan require menampilkan pesan warning tetapi prosesnya berhenti sampai situ saja.
Kesimpulan Percobaan Include dan Require
Sekian dulu tutorial PHP kali ini. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi referensi yang baik bagi para pembaca
Setelah mengetahui dasar-dasar pemrograman PHP. Masuklah kita pada tahap selanjutnya. Yaitu meng-koneksikan PHP ke database. Sebenarnya banyak database yang bisa dipilih. Tetapi menurut saya lebih enak pake MySQL.
Banyak cara untuk meng-koneksi PHP ke Mysql. Namun, Kali ini kita akan mempelajari cara cepat dan singkat bagaimana cara mengkoneksi PHP ke MySQL.
Membuat File Koneksi PHP ke MySQL
Pertama kali kita buat file konek.php dengan kode seperti dibawah ini.
<?php
$hostmysql = “localhost”; //nama host atau server
$username = “mysqlusername”; //username database, root sebagai default
$password = “mysqlpassword”; //password database
$database = “namadatabase”; //nama database
$conn = mysql_connect(”$hostmysql”,”$username”,”$password”) or die ("Koneksi gagal");
mysql_select_db($database,$conn) or die (”Database tidak ditemukan”);
?>penjelasan kode konek.php
mysql_connect("localhost","username","password");Jika kode diatas dirasa terlalu panjang, ada alternatif untuk penulisan singkatnya seperti kode dibawah ini.
<?php
$conn=mysql_connect("localhost","root","password") or die ("Koneksi gagal");
$db=mysql_select_db("nama_database",$conn) or die ("database tidak ada");
?>kedua kode diatas hasilnya pun sama saja. Simpan file diatas pada folder localhost anda dengan nama konek.php.
Jika pada setiap halaman web kita membutuhkan koneksi ke MySQL, kita tinggal menambahkan fungsi require atau include yang akan memanggil file koneksi yang telah kita buat.
include (”konek.php”);
atau
include (”konek.php”);
Membuat Query SQL di PHP
Anda bisa membuat tabel pada database MySQL yang telah anda buat sebelumnya menggunakan php. Copy kode dibawah dan jalankan. Kode tersebut akan melakukan query untuk menciptakan sebuah tabel pada database yang telah ditentukan. Contohnya seperti query dibawah ini.
<?php include (”konek.php”); mysql_query(”CREATE TABLE user ( nama VARCHAR(20), email VARCHAR(20), alamat VARCHAR(50))”); ?>
penjelasan kode diatas
Berikut saya berikan beberapa contoh query untuk mengolah data pada databaseh
Memasukan Data dari PHP ke MySQL
Memasukan data menggunakan Memasukan data menggunakan fungsi INSERT INTO nama_tabel (kolom_1,kolom_2) VALUES (nilai_1,nilai_2).
<?php include (”konek.php”); $insert = “INSERT INTO users (nema,alamat,email) VALUES (’Saya’,'Sendiri’,'Indonesia’)”; mysql_query($insert) or die (”tidak dapat memasukkan data ke tabel”); ?>
penjelasan query insert data
diatas berarti memasukan ke tabel user dengan field (nama, alamat, email) dengan data ('saya','semarang,'indonesia')
Menampilkan data MySQL di PHP
Menampilkan data menggunakan fungsi SELECT * FROM nama_tabel. Tanda (*) disni dimaksudkan adalah, memilih semua kolom yang ada pada tabel. Kita bisa menggantikanya dengan menentukan kolom yang akan kita tampilkan.
misal : SELECT kolom1, kolom2 FROM nama_tabel
<?php
include (”konek.php”);
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result))
{
echo “Jumlah data: $numrows <br>”;
echo “Nama: $row[nama] <br>”;
echo “Email: $row[email] <br>”;
echo “Alamat: $row[alamat]“;
}
?>penjalasan kode manampilkan data mysql di php
Untuk penggunaan fungsi lainya seperti hapus data, update, dll. Makanya ikuti terus artikel selanjutnya.
Pada akhir bulan Mei ini saya akan mengisi artikel kali ini dengan tutorial JavaScript. Karena pada bulan-bulan ini agak sibuk dikarenakan ada tugas sekolah yang mendadak serta mendekati ulangan semester, maka saya akan memberi materi yang ringan tetapi dapat bermanfaat bagi anda semua.
Pada tutorial lanjutan JavaScript kali ini, kita akan membahas tentang Variabel dalam JavaScript.
Bagi anda yang telah mengirim email dan request lanjutan Tutorial JavaScript 1, saya ucapkan terimakasih. Sudah lama sekali sebenarnya ingin meneruskan tutorial ini. Namu ada beberapa kendala di masalah waktu tetapi akhirnya dapat saya teruskan juga.
Semua tutorial seri mulai dari HTML, PHP, JavaScript, dll yang telah lengkap nantinya akan di jadikan e-book yang bisa anda download secara gratis, amin. Tapi nanti dulu sambil menunggu seri-seri tutorialnya habis semua, hehehe.
Kali ini kami akan mencoba untuk membuat sebuah tutorial yang kiranya dapat bermanfaat untuk anda semua. Karena ada request tutorial dari beberapa sahabat, kali ini kami membuat sebuah tutorial JavaScript buku ke-1.
Bagi anda yang sering menggunakan bahasa C atau C++ pasti sudah tidak asing dengan bahasa pemrogaman satu ini. Javascript (java) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang mirip dengan bahasa C.
Tutorial HTML lanjutan kali ini kita akan belajar bagaimana membuat form pada HTML. Form sesuai artinya dalam bahasa indonesia adalah untuk membuat formulir inputan pada HTML. Dengan form kita dapat memasukan elemen-elemen seperti kertas formulir pada umumnya. Elemen tersebut meliputi text, textarea, drop-down menu, radio button, checkbox, button, dll.
Sebuah form di tuliskan dalam html dengan tag <form>. Form banyak sekali menggunakan fungsi input, tag input sendiri di tulis dengan <input>. suatu tipe input ditentukan oleh tipe atribut input itu sendiri. Misal, kita ingin membuat inputan text.