Pembuatan Layout
1Pertama buat lembar kerja baru dan pilih Flash File (Action Script 2.0)
Pada panel properties yang ada dibawah atur width = 250px dan height = 110px, serta atur background dengan warna #222222
Lalu buat Frame menggunakan Rectangle Tool dan susun seperti gambar dibawah ini.
(Stroke Color #666666, Fill Color #000000)

2Setelah itu beri tombol untuk player yang akan dibuat.
Kita dapat mengambil dari Library Flash. Pilih Widows > Commons Libraries > Buttons.
Disini saya menggunakan button playback rounded. Lalu susun seperti gambar di bawah ini.
Untuk button Volume dan Load saya variasi sendiri sesuai keinginan.

3Tambahkan input text sebagai source dari file mp3 kita dan beri var : load lalu susun seperti gambar dibawah ini.

4Tambahkan sebuah Dynamic Text sebagai judul player yang kita buat dengan nama var : judul

5Buat sebuah Symbol baru dengan jenis Movie clip lalu beri nama durasi. Symbol ini digunakan untuk mengetahui berapa durasi file yang kita putar.

6Pada Movie clip durasi tambahkan sebuah Dynamic text dengan var:durasi.

7Lalu kita membuat angka indicator volume. Kita pbuat symbol baru lagi, pilih movie clip dan beri nama dengan volume.

8Pada Movie clip volume tambahkan sebuah Dynamic text dengan var:volume.

9Kita kembali ke Scene 1. Tambahkan sebuah tulisan “volume :” menggunakan static text.

Disini kita telah mendapatkan sebuah player dari flash. Namun, belum bias dijalankan karena kita belum member skrip pada player tersebut.
Penyisipan Action
Sisipkan action pada setiap movie clip atau button dibawah ini.
Movie clip durasi :
onClipEvent(enterFrame){
durasi=Math.floor(_root.mySound.duration/1000);
posisi=Math.floor(_root.mySound.position/1000); Waktu=durasi-posisi
Menit=Math.floor(Waktu/60); Detik=Waktu-(Menit*60);
this.durasi=Menit+":"+Detik;
}Movie clip volume :
onClipEvent(enterFrame)
{ this.volume=_root.mySound.getVolume();
}Button minus (-) volume :
on(release){
volumeNow=_root.mySound.getVolume();
if (volumeNow==0) { _root.mySound.setVolume(0); }
else { _root.mySound.setVolume(volumeNow-10); }
}Button minus (-) volume :
on(release){
volumeNow=_root.mySound.getVolume();
_root.mySound.setVolume(volumeNow+10);
}Button play :
on(release){
_root.mySound.start(_root.mySoundPosition,0);
}Button pause :
on(release){
_root.mySoundPosition=_root.mySound.position/1000;
_root.mySound.stop();
}Button stop :
on(release){
_root.mySoundPosition=0; _root.mySound.stop();
}Button load :
on(release){
mySound=new Sound();
mySound.loadSound(_root.load, false);
mySound.start(0,1);
mySoundName=mySound.id3.songname;
_root.judul=mySoundName;
}
Hasilnya seperti dibawah ini.
Cara menggunakanya yaitu anda harus mengcopy path tempat file anda di taruh.
contoh : C:/Music/lagu.mp3
Anda dapat mendownload Paket MP3 Flash yang berisi file SWF, PDF, dan FLA.
Selamat mencoba.
Kali ini kita akan membuat music player dengan menggunakan Flash + ActionScript 2.0. Banyak manfaat sebuah player menggunakan flash diantaranya, hasil dari compile menjadi swf dapat kita masukan kedalam website kita. Sehingga kita dapat menikmati music diwebsite kita.